Setiap produk pangan olahan, obat, suplemen, dan kosmetik yang beredar di Indonesia wajib bernomor registrasi BPOM. Tanpa nomor MD/ML/NA/CD, produk dianggap ilegal — dengan risiko recall, denda hingga sanksi pidana. FULI menangani semua jalur: notifikasi cepat, registrasi penuh, hingga audit fasilitas CPOB/CPKB.
BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) adalah otoritas pemerintah yang mengatur peredaran produk pangan olahan, obat, suplemen, dan kosmetik di Indonesia. Setiap produk dalam kategori ini harus memiliki nomor registrasi resmi — MD (pangan dalam negeri), ML (pangan impor), NA (notifikasi kosmetik), atau CD (obat) — sebelum dapat diedarkan.
Proses registrasi BPOM bervariasi sesuai kategori dan tingkat risiko. Untuk kosmetik berisiko rendah, jalur notifikasi bisa selesai dalam 2-4 minggu. Untuk obat baru atau pangan dengan klaim kesehatan, jalur registrasi penuh bisa memakan 6 bulan dengan uji laboratorium ekstensif. Sertifikasi fasilitas produksi (CPOB, CPOTB, CPKB) menjadi prasyarat untuk produsen.
Bagi importir Tiongkok yang membawa produk ke Indonesia, BPOM adalah gerbang utama: tanpa nomor registrasi, produk tidak bisa masuk retail formal, e-commerce besar, atau distribusi nasional. FULI memandu strategi optimal — kapan menggunakan jalur cepat, kapan registrasi penuh — dan mempersiapkan dokumentasi yang kompleks.
Bukan sekadar nomor registrasi — Anda dapat ekosistem compliance yang siap audit:
Lanskap regulasi BPOM kompleks karena mencakup tiga domain: pangan, farmasi, dan kosmetik. Kami pantau setiap perubahan:
Registrasi BPOM mensyaratkan dokumentasi teknis yang sangat detail. Persiapan yang baik mengurangi siklus revisi:
Timeline BPOM sangat bervariasi sesuai jalur dan kategori. Kami petakan strategi tercepat:
Investasi konsultasi: Mulai Rp 12 juta per produk untuk notifikasi sederhana, hingga Rp 50+ juta untuk registrasi obat baru atau pangan dengan klaim kesehatan. Belum termasuk biaya resmi BPOM (PNBP) dan uji laboratorium. Kami berikan quotation tetap dengan breakdown jelas di awal.
BPOM aktif melakukan razia pasar dan e-commerce. Konsekuensi non-compliance sangat nyata:
Ceritakan produk Anda. Tim kami akan klasifikasi kategori BPOM yang tepat, identifikasi jalur tercepat (notifikasi vs registrasi), dan rancang strategi sertifikasi yang efisien — termasuk integrasi dengan Halal jika relevan.